KOTAWARINGIN BARAT, Beritakalteng24.com – Aksi dugaan pembegalan terjadi di kawasan Jalan Cilik Riwut 2, Kecamatan Arut Selatan, Kamis malam (22/5/2026). Seorang pemuda nyaris menjadi korban setelah diserang sekelompok orang saat melintas di jalur sawitan yang minim penerangan.
Peristiwa itu terjadi ketika korban melintas seorang diri menggunakan sepeda motor di kawasan yang dikenal sepi pada malam hari. Saat memasuki area gelap, beberapa orang yang diduga pelaku begal tiba-tiba melakukan penyerangan.
Salah satu pelaku disebut memukul korban menggunakan kayu hingga mengenai bagian belakang tubuh korban. Benturan keras juga mengakibatkan bagian speedometer sepeda motor korban pecah.
Meski sempat panik dan hampir kehilangan kendali, korban tetap berusaha mempertahankan motornya sambil memacu kendaraan untuk menyelamatkan diri dari kejaran pelaku.
Edgar, orang tua korban, mengatakan kejadian itu berlangsung di sekitar kawasan dekat TK lama penjual es krim di area sawitan.
“Pelaku sempat mengejar, tapi anak saya berhasil lolos,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Menurut keterangan warga, setelah gagal menjalankan aksinya para pelaku melarikan diri ke arah Sampuraga Baru melalui pertigaan warung pojok.
Warga menduga aksi tersebut sudah direncanakan. Beberapa pelaku diduga sengaja menunggu pengendara yang melintas di lokasi gelap untuk dijadikan sasaran.
Disebutkan, ada pelaku yang berpura-pura berdiri di pinggir jalan dekat tumpukan sampah, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor yang kondisinya telah dipreteli.
Peristiwa tersebut kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi keamanan di jalur Jalan Cilik Riwut arah sawitan yang selama ini dikenal rawan tindak kriminal karena minim penerangan dan sepinya aktivitas warga pada malam hari.
Warga berharap aparat keamanan meningkatkan patroli malam serta melakukan pembenahan fasilitas penerangan jalan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. (YA/red)






