MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan pentingnya sistem perencanaan pembangunan yang partisipatif, terukur, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat luas. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Teweh Timur, Kamis (5/2/2026). Forum ini menjadi instrumen krusial dalam menyelaraskan usulan pembangunan tingkat tapak dengan visi besar pembangunan nasional yang tertuang dalam program Asta Cita.
Dalam arahannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan wahana strategis yang mengedepankan prinsip gotong royong untuk memastikan setiap aspirasi dan potensi lokal terakomodasi dalam dokumen rencana kerja pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa periode tahun 2027 akan menjadi tahun yang sangat strategis dalam garis waktu pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2030, dengan mengusung tema besar “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”.
Tema pembangunan tersebut menuntut seluruh jajaran birokrasi untuk bergerak lebih cepat dan presisi dalam menghasilkan output yang terukur. Guna mendukung transformasi ekonomi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan landasan kebijakan berupa 11 program unggulan serta 12 program prioritas infrastruktur. Untuk tahun anggaran 2027, pemerintah daerah memfokuskan pengerjaan pada sejumlah proyek vital seperti pembangunan tiga jembatan utama, pelebaran jalan strategis, penataan kawasan perkotaan, pembangunan sport center, pengembangan SPAM IKK, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, hingga normalisasi Sungai Bengaris.
Bupati H. Shalahuddin menginstruksikan agar seluruh usulan program yang diajukan dalam Musrenbang wajib berbasis pada data akurat dan kebutuhan riil di lapangan. Ia juga menekankan perlunya penguatan sinergi lintas sektor serta peningkatan keterlibatan dunia usaha melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan. Meskipun keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan klasik, Bupati optimistis bahwa melalui perencanaan yang matang dan pengelolaan keuangan yang akuntabel, anggaran yang tersedia tetap dapat dioptimalkan bagi kesejahteraan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap Musrenbang di Kecamatan Teweh Timur dapat menjadi momentum kolektif untuk menyusun rencana kerja yang realistis dan memberikan manfaat langsung bagi peningkatan taraf hidup warga. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab lintas sektoral, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen mewujudkan daerah yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.(Red)






